Secara resmi dikenal sebagai konektor Bayonet Neill-Concelman, merupakan jenis konektor koaksial yang telah banyak digunakan dalam industri elektronik selama beberapa dekade. Konektor ini terkenal karena kemudahan penggunaannya, kinerja yang andal, dan koneksi yang aman. Mereka awalnya dikembangkan pada awal 1940-an oleh Paul Neill dan Carl Concelman untuk perusahaan radio Amerika, terutama untuk sambungan kabel di televisi dan radio guna menyediakan transmisi sinyal yang stabil serta sambungan dan pemutusan yang mudah.
Konektor BNC terdiri dari pin tengah untuk sinyal dan kulit terluar untuk grounding, memastikan interferensi sinyal minimal dan keandalan yang tinggi. Hal ini ditandai dengan mekanisme penguncian gaya bayonet dua tiang, yang menyediakan koneksi yang aman namun mudah dilepas. Seiring waktu, konektor BNC telah ditingkatkan dan dioptimalkan, dengan diperkenalkannya konektor BNC 75-ohm untuk melayani jaringan komputer, dan berbagai versi dikembangkan untuk menyesuaikan dengan beragam aplikasi, termasuk lurus, flensa, dan SMT.
Konektor BNC tersedia dengan dua impedansi standar, 50 ohm dan 75 ohm. Versi 50-ohm biasanya digunakan untuk aplikasi radio dan video, sedangkan versi 75-ohm digunakan untuk aplikasi jaringan komputer. Impedansi konektor harus sesuai dengan impedansi kabel dan peralatan untuk transmisi sinyal yang optimal. Rentang frekuensi konektor BNC umumnya berkisar antara DC dan 4 GHz, tergantung pada kabel koaksial yang digunakan dan impedansi konektor.
Konektor BNC vs konektor TNC

konektor BNC
Cocok untuk rentang frekuensi 0-4GHz, ini adalah konektor kabel koaksial dengan mekanisme koneksi bayonet yang digunakan untuk aplikasi berdaya rendah.
Konektor TNC
Konektor TNC adalah variasi dari konektor BNC dan menggunakan mekanisme koneksi berulir untuk menghubungkan kabel koaksial pada peralatan nirkabel dan instrumen pengujian. Rentang frekuensi yang berlaku adalah 0-11GHz.

Secara historis, konektor BNC telah digunakan dalam siaran radio dan TV untuk menghubungkan antena dan peralatan radio. Mereka juga menemukan aplikasi di jaringan Ethernet untuk menghubungkan perangkat seperti komputer, hub, dan switch. Selain itu, konektor BNC digunakan dalam instrumentasi dan pengukuran untuk menghubungkan berbagai peralatan pengujian dan pengukuran, termasuk osiloskop, generator sinyal, dan penganalisis spektrum. Mereka juga digunakan dalam pengawasan video untuk menghubungkan kamera pengintai dan perekam video, serta di bidang kedirgantaraan untuk menghubungkan radar, peralatan komunikasi satelit, dan sensor untuk kendaraan terbang. Dalam bidang medis, konektor BNC dapat menghubungkan berbagai perangkat kesehatan, seperti elektrokardiogram dan USG.
Meskipun ada kemajuan teknologi dan diperkenalkannya bentuk konektivitas yang lebih baru, konektor BNC tetap relevan dalam aplikasi tertentu yang memerlukan koneksi koaksial. Stabilitas dan keandalannya dalam transmisi sinyal, serta kemudahan sambungan dan pemutusan sambungan, terus menjadikannya pilihan utama di banyak bidang.
Konektor jenis ini dapat disambungkan dan dipisahkan dengan cepat, dengan karakteristik seperti sambungan yang andal, ketahanan getaran yang baik, serta sambungan dan pemisahan yang nyaman. Sangat cocok untuk koneksi yang sering dan kesempatan pemisahan dan banyak digunakan dalam peralatan nirkabel dan instrumen pengujian untuk menghubungkan kabel RF koaksial.






